Barcode Project

Barengan Corat-Coret Ide

Barcode Projects

  • Home
  • Penulis

Ada kalanya memilih. 
Seperti hidup yang selalu memilih di antara banyak pilihan. 
Kita memilih untuk hiatus sampai waktu yang belum ditentukan. 
Sampai bertemu di angka selanjutnya.

Regards, 
V, F, A.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ketika denger temanya menyangkut cowok romantis vs cowok cuek, sedikit geli sebenarnya karena aku nggak terlalu tahu perihal mereka. Kalo aku disuruh milih, mungkin aku malah lebih milih yang perhatian. Yups, yang perhatiannya ke aku doang, unch unch (nggak gitu juga sih). 

Entahlah, mungkin karena aku juga cuek dan kadang nggak peka dan lagi aku bukan orang yang bisa dengan mudah memahami makhluk yang namanya 'cowok', so I'll choose the romantic one. Toh kalo cowok juga pasti akan ada sisi dimana dia akan jadi yang cuek. Because he has his own way to be romantic even though he's cool. 

Romantis disinipun bukan cowok yang selalu penuh dengan kata-kata manis, romantis, gombal yang minta ditampol. Bukan juga cowok yang setiap saat kasih bunga atau kado hanya sekedar biar dia terlihat romantis. Tapi romantis disini adalah dia yang perhatian dan bisa ngertiin dan ku mengerti. Dia akan terlihat romantis dari hubungannya dengan keluarganya, adiknya, kakaknya, ataupun ponakannya.

Foto: Pinterest
Dan seperti yang disebut Vindi juga, cowok yang dekat dan akrab dengan adiknya terutama yang perempuan entah kenapa ketampanannya terlihat menambah satu point. Hehe

Kalo dibandingin, mungkin akan imbang scorenya antara mereka yang romantis dan yang cuek. Beberapa cewek merasa kalo cowok cuek itu terlihat cool, misterius, dan bikin penasaran. Tapi tak bisa dipungkiri juga kalo cewek juga suka kalo cowoknya jadi romantis dan full of surprises. Dan bahkan ada beberapa yang menuntut cowoknya kudu romantis yang selalu manis, kasih bunga, dan lain-lainnyalah. 

So, kalo kalian lebih suka yang mana? Romantis? Cuek? or Cuek yang romantis?

Regards,

F

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Foto : Tumblr


Halo halo ..assallammuallaikum..maafkan esta yg lama tidak menjalankan kewajiban buat nulis karna sedang sibuk-sibuknya ngejalanin tugas Negara yaa..(haha..kayak orang penting). Ok, kali ini kita membahas soal cowok romantis vs cowok cuek. Jadi, kalau disuruh milih neh yaa..esta lebih milih cowok cuek, why? Karna berdasarkan pengalaman temen-temen di lapangan (sok berpengalaman), biasanya cowok romantis justru gampang bikin bosen karna sikapnya yang selalu manis dan gitu-gitu aja. Contohnya neh tiap hari dikirimin bunga, tiap hari dikirimin message romantis, tiap hari dinyanyiin lagu romantis, perhatiannya ..kata-katanya..sikapnya..manisssssss terus (lama-lama bikin kita berisiko tinggi kena diabetes dahh..haha becanda). Maksudnya padahal hal itu malah bisa bikin sesuatu yg romantis jadi terlalu berlebihan kan. Tapi, daripada ngejelekin cowok romantis, mending esta kasih tau aja deh alasannya kenapa esta lebih milih cowok cuek.

 Jadi gini , menurut esta :
  1. Cowok cuek itu cenderung ga gampang ditebak alias misterius dan bikin penasaran, karna terkadang yang bikin penasaran itu yang bikin seseorang tertarik ke lawan jenisnya
  2. Cowok cuek kadang kalau udah ngasih perhatian biasanya bikin BAPER tingkat dewa, kenapa? Karna saking jarangnya bersikap manis , sekalinya bersikap manis malah bikin jadi lebih ngena feelnya
  3. Cowok cuek terkadang bukan karna dia ga peduli atau jaim seh, tapi terkadang karna dia lebih suka memperhatikan dan menunggu saat-saat yang tepat untuk menunjukkan perasaannya ke seseorang yang dia sayang
  4. Cowok cuek ga banyak obral janji dan kata-kata manis, karna sifatnya yang lebih suka buat to the point aja
  5. Cowok cuek itu walaupun berisiko bikin kita jadi darah tinggi karna kepekaannya yang terkadang rendah bgt (alias cuek nya kebangetan dan bikin sebel), tapi sebenarnya dia bisa jadi seseorng yang lebih perhatian dan dapat diandalkan loh
  6. Dan yang paling penting neh, beberapa orang masih percaya bahwasannya cowok yang cuek itu jauh lebih setia daripada cowok romantis..masak seh? (tergantunglah..kan mungkin karna cowok romantis itu biasanya punya banyak fans dibandingin sama cowok yang cuek, jadi kelihatannya aja deket sama banyak cewek..hihi)

Tapi udah seh ya,itu kan menurut pengamatan esta aja..lagian beberapa hal diatas bukan berarti juga menunjukkan kalau esta ga pingin punya calon imam yang romantis loh. Cuman mungkin pandangan esta tentang kata romantis berbeda dengan pandangan dari beberapa pembaca blog kali ini J (yahhh.. tergantung sudut pandang mana yang kita lihatlah).


Dengan rendah hati,

A

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Cowok? Jago masak? 
Foto: Pinterest
Salut sama cowok yang bisa bahkan jago masak. Banyak yang bilang itu bikin mereka makin sexy. Bisa dibilang sih iya, cowok yang bisa masak itu tingkat ketampanan dan ke-charming-annya meningkat berlipat-lipat. Dulu sih yang aku tahu cowok paling bisa masak cuma masak air, telor, sama indomie. 

Banyak juga mereka yang jadi koki adalah cowok. Dan yang aku tahu di dunia per-koki-an itu dibutuhkan kekuatan yang besar-kekuatannya bukan kekuatan bola api tapi energi. Biasanya malah kalo masakan anak cowok itu lebih enak dibanding anak cewek-untuk tarap yang bukan jago-jago masak ya. Contohnya aja omku. Ada satu menu yang dia bisa dibilang jago, dan enak gitu hasil masakannya. Nasi Goreng. Menu itu simple, tapi kalo nggak jago bikin bumbunya juga gak enak.

Sekarang ini, variety show masak makin banyak di Korea. Dan kalian tahu, yang jadi kokinya ya cowok. Kebetulan acara masak ini cast-nya itu my bias. Ok Taecyeon member 2PM dan dua aktor Korea (Lee Seo Jin dan Kim Kwang Gyu) adalah mereka yang nggak jago banget masak. Bahkan yang aku tahu dari nontonin itu variety show, Oktaec jadi jago gitu masaknya. Kalo kalian mau cari variety shownya judulnya Three Meals A Day dan ada beberapa seasonnya.

Foto: Pinterest

Balik lagi sama tentang cowok yang bisa atau bahkan jago masak, menurut aku itu udah jadi nilai plus deh. Tingkat ke-charming-annya meningkat seratus persen. Tapi jangan jago-jago banget deh, nanti kalo nyicip masakan aku dia malah bisa jadi kayak chef Juna yang koreksi masakan aku. He he he 

Regards,

F
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
foto: istimewa

Dapur bukan lagi hanya dikuasai oleh cewek. Sekarang ini para cowok bisa pun bisa dengan lihai menguasai alat dan bahan dapur. Kalau kamu lihat tayangan televisi pasti kebanyakan yang jadi seorang koki atau chef adalah cowok!

Bukan hal yang mengherankan apabila cowok jago masak. Nggak sedikit pula yang melekatkan julukan cowok seksi bagi si pecinta masak. Nggak percaya? Kamu bisa buka link berikut ini. Ada 12 alasan cowok hobi masak itu seksi. Hehe

Ngomongin jago masak, ternyata dari kalangan selebriti ada seleb ganteng yang jago masak. Kamu pasti nggak akan menyangka bahwa cowok tersebut sem-pur-na! Udah ganteng, jago masak lagi. Hmm Beberapa waktu lalu, saya pernah nulis artikel tentang seleb yang jago masak. Kamu bisa buka linknya di sini.

Ngomongin masak dan cowok. Jika melihat di lingkunganku, mereka cenderung masak ala kadarnya. Contohnya adalah papaku. Dia nggak jago masak, tapi sesekali dia rela turun ke dapur dan memasak dengan bahan yang ada. Sering kali saya malah heran sekaligus kagum dengan kepiawaian papa. Apa aja bisa jadi makanan. Soal rasa? Ya kadang enak, kadang ya begitulah. Hahaha..

Sementara di lingkungan pertemanan, saya menemukan teman yang 'bisa masak' ketika masa KKN. Dua bulan hidup bersama, tentu kegiatan yang dilakukan pun selalu bersama. Kebetulan, ada beberapa teman cowok yang suka bantuan anak cewek saat masak. Ada yang jago nguleg, ada yang jago bikin sambel. Temen-temen KKN sampe ketagihan dengan sambel buatannya. Haha 

Piawai menguleg dan mengolah cabai menjadi sambel emang juara. Tapi anggapan cowok masak itu seksi begitu subjektif. Nggak semua cowok bisa seksi hanya karena masak. Hehe Tapi cukup diacungi jempol untuk keahlian alamiahnya. Cewek aja ada yang nggak bisa masak, kalau cowok bisa masak bisa jadi nilai plus kan?

Regards,

V



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Hi, Barcodes!
Lama enggak nge-post beberapa hari ini. Nah, kali ini tema barcodeproject adalah society.

Foto: Amandhatravel

Hari ini adalah hari pertama bagi mereka yang senin kemarin libur. Beberapa minggu ini pas banget ada tanggal merah di deket-deket weekend. Tiga hari tanggal merah itu kayak good news and bad news at the same time. 

Kenapa?

Dan jawabannya adalah Jogja jadi penuh. Penuh dengan bus-bus pariwisata, penuh dengan mobil plat luar selain AB, dan penuh dengan kemacetan di beberapa jalan utama di Jogja. Ya walaupun kemacetannya nggak separah Jakarta, cuma kali ini lumayan membuat kaki capek ngerem, nyangga, ngerem, nyangga.

I'm fine with the crowd, tapi bisa kali ya pada tertib juga sama lalu lintas. Hargai dan hormati sesama pemakai jalan dongs. Jangan karena baru dapet jalanan sepi dikit, udah main ngebut ngegas gitu. Dan buat pejalan kaki atau penikmat sekitar Tugu dan Malioboro, kalo mau foto atau nyebrang juga jangan seenaknya. Ada kalanya pengendara udah hati-hati tapi ada pengendara lain atau pejalan kaki yang sembrono yang bisa mengakibatkan ketidaknyamanan bahkan sampai kecelakaan.

Selain itu, buat para pengendara mobil beserta isinya tolong dong, kalo buang sampah jangan sembarangan. Jalanan bukan tempat sampah! Bisa kali simpen dulu sampahnya dikresek terus nanti dibuang kalo udah nemu tempat sampah. Masak tumpangan oke, kelakuan minus. 

Kadang rasanya males buat keluar di kala Jogja lagi penuh sesak gitu. Tapi ya gimana, kota Jogja emang kayak punya magnet tersendiri buat menarik dan mengikat orang untuk dateng. Positifnya adalah seneng tentu, buat mereka yang ada usaha dagangan dan segala macem jadi pada laku. Yups, semua hal ada baik buruknya, tergantung gimana kita melihat dan menyikapinya.
Foto: Pinterest

Be aware with your surrounding, pal!
Be safe while enjoying your weekend!
Regards,

F
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
foto : pexels.com

Apa yang terlintas dalam benak kalian semua ketika mendengar kata Yogyakarta? Saya jamin sebagian besar jawaban kalian adalah kota wisata, kota pelajar, kota yang nyaman, dan lain-lain. Hmmmm bolehlah kalian menyebut demikian. Tapi coba dipikirkan lagi, adakah padanan kata yang sesuai untuk menggambarkan keadaan Jogja saat ini?

Seperti judul di atas, kalian sudah tahu ke mana arah tulisan ini bermuara. Yak apalagi kalau bukan menyoroti jalanan Yogyakarta yang semakin hari semakin padat. Saya sebagai masyarakat asli Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahu betul perkembangan jalanan ini. ((Maksa))

Saya melihat Yogyakarta tumbuh menjadi kota yang padat merayat. Apalagi ketika long weekend tiba. Jogja seolah nggak ada rasa liburannya. Maksudnya nggak ada rasa selo dan santai kayak di pantai gitu. Suasana yang ada malah terjadi sebaliknya, macet, panas, bising, dan lain-lain. 

Bagi saya masa liburan ala long weekend sebaiknya menghindari Kota Yogykarta. Liburan selayaknya dinikmati untuk mencari keseloan dan suasana beda dari kebiasaan. Tapi nyatanya, warga Jogja justru harus menelan pil pahit. :')

Sepertinya warga Jogja punya cara lain untuk menikmati liburan ala mereka. Bagiku kali ini Jogja never ending traffic jam. Hiks Sedikit sedih ya :')


Regards,

V


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Foto: Pinterest

Jika mengingat masa SMA, selalu membuatku tersenyum, tertawa, dan sedih. Bukan karena tentang kisah patah hatiku dengan teman semasa SMA-ku, tetapi tentang bagaimana hubungan kami sekarang. Tetapi yang selalu aku syukuri adalah sampai detik ini aku masih bisa menjalin pertemananku dengan sahabat-sahabatku dari SMA. Kalo tentang cinta, entahlah.. Aku sendiri tidak tahu tentang kisah cintaku di masa SMA. 

Lupakan tentang kisah cintaku yang tidak jelas. Kali ini Vindi ingin membahas tentang cinta dari SMA yang berujung di pelaminan. Memang sepertinya jarang bagi mereka yang dulu teman SMA kemudian menikah, atau mereka yang dari dulu pacaran sejak SMA kemudian menikah. Tentu ada lika-likunya. Yang sering aku dengar adalah mereka yang satu SMA tapi bukan teman satu angkatan yang berujung menikah.. Seperti kakak kelas adik kelas yang nyatanya berbeda jauh angkatan hingga mungkin lima atau enam tahun.

Mengenai cinta antara teman satu angkatan SMA, nyatanya sahabatku sampai detik ini masih menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih. Meskipun aku yakin pasti ada saja lika-liku yang kita tidak tahu. Aku sih percaya saja kalo ada mereka yang dulu berteman kemudian menikah, atau yang dari dulu pacaran sejak SMA lalu menikah. Kita tidak pernah tahu siapa jodoh kita, tapi kita bisa mengusahakannya dengan doa.. ya kan?? Hahaha

Aku yang melihat hubungan sahabatku dari dulu sampai sekarang, terkadang merasa sedikit envy. Kenapa? Karena hubungan mereka bukan hanya sebagai sepasang kekasih, tetapi juga teman. Tidak semua orang dalam satu hubungan bisa menganggap pasangan mereka sebagai teman juga. Ada yang memposisikan dirinya hanya sebagai kekasih atau orang yang harus mendapatkan segala perhatiannya diatas segala-galanya.

Sebenarnya tak banyak yang bisa aku katakan tentang CINTA. Aku yang sebenarnya tidak tahu tentang "cinta" yang kaitannya dengan lawan jenis. Aku hanya bisa berkata tentang "cinta" dari apa yang aku lihat dari mereka yang ada di sekelilingku. maklumakusetiamenjomblodarilahir #abaikan 

Kita sering dengar, "Rejeki, takdir, jodoh ada di tangan Tuhan". Dosenku pernah bilang, takdir mungkin ditangan Allah, tapi bagaimana kita sampai pada takdir yang telah digariskan Allah adalah pilihan kita dan kita yang membuat jalan menuju takdir kita. Kalo tidak ada usaha, mana mungkin kita bisa sukses. Sama halnya dengan jodoh, mau itu teman SMA atau bukan, yang tahu Allah tetapi kita yang berusaha untuk bertemu dengan jodoh yang digariskan oleh Allah.

Maafkan ketidakjelasan ini, dikala 15 menit lagi sudah tidak lagi hari Selasa ;)


Regards,

F

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Foto: dokumentasi pribadi.


Geli sih mau bahas tentang cinta dari bangku sekolah. Tapi kamu bisa membacanya di foto berikut ini. Saya sengaja nggak nulis atau nggak ngetik lewat komputer atau PC. Kali ini saya menuangkan ide dan opini lewat tulisan tangan.

Saya kangen nulis pakai tangan dan sejujurnya sedang jenuh mengetik. Jadi selamat menyelami cinta dari bangku sekolah bersamaku.

Foto: dokumentasi pribadi.
Regards,

V
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Older Posts

Mengenai Saya

Barcode Projects
Lihat profil lengkapku

About me

Barcode Projects adalah sebuah proyek menulis yang diinisiasi oleh dua perempuan sok struggle dan tukang baper. Perempuan yang dimaksud adalah Ferizka Winda dan Vindiasari Putri.

Barcode Projects sendiri memiliki kepanjangan 'Barengan corat-coret'. Barcode Projects ini dijadikan wadah menulis dan berbagi cerita.

Labels

  • 1
  • 10
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • A
  • Barcodeprojects
  • Bebas
  • Cinta
  • Cowok
  • Evaluasi
  • F
  • Family
  • First Experience
  • Friend
  • Lagu
  • Review
  • Society
  • V

recent posts

Sponsor

Blog Archive

  • ▼  2017 (95)
    • ▼  November (1)
      • #69, 70, 71, 72, 73, 74,75, 76, 77, 78
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (10)
    • ►  Agustus (14)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Juni (6)
    • ►  Mei (19)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (15)
    • ►  Februari (9)

Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates